Widi hardiyanto
Pontianak - 78121






Total Pembaca : 533525
Visitor Hari ini : 485
Sponsor Hari ini : 0
Total Newsreader : 348
 
 
 
 


Bupati Meranti menggelar rapat cari solusi pemulangan TKI


[NEWS] Ribuan TKI Meranti dan wilayah lainnya di Indonesia yang terdampak kebijakan Covid-19, masih terkatung-katung di Malaysia, mereka tak dapat pulang karena sejumlah pintu masuk pelayaran di Provinsi Riau ditutup oleh Pemerintah Provinsi atas arahan Pemerintah Pusat.

Untuk mencari solusi pemulangan ribuan TKI yang sebagian besar merupakan warga Meranti itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Wabup. H. Said Hasyim menggelar rapat dengan Legislatif dan Instansi Vertikal, bertempat diruang Rapat DPRD Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Kamis (16/4/2020).

Turut hadir dalam rapat itu Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, Ketua Komisi B DPRD Meranti H. Muzamil, dan sejumlah Legislator, Perwakilan Pelindo Selatpanjang, Imigrasi Selatpanjang, Bea Cukai, UPT Karantina Selatpanjang, KSOP Selatpanjang.

Dari Pemerintah Daerah juga dihadiri, Sekretaris Daerah Bambang Supriyanto SE MM, Sekwan DPRD Meranti Eri Suhairy S.Sos, Kadis Kesehatan dr. Misri, Kadishub Meranti Dr. Aready, Kasatpol PP Meranti Helfandi SE M.Si, Kabag Kesra Meranti Hery Saputra SH, Bagian Humas dan Protokol Meranti.

Dalam rapat tersebut untuk pemulangan ribuan TKI Meranti asal Malaysia langkah yang akan dilakukan adalah dengan membuka kembali Jalur Pelayaran dari Batu Pahat menuju Pelabuhan Tanjung Samak dan Tj. Harapan Selatpanjang yang telah ditutup oleh KSOP atas perintah dari Pemerintah Provinsi Riau sesuai arahan dari Pemerintah Pusat dengan dalih mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia khususnya Provinsi Riau.

Dari data Dinas Perhubungan Keranti yang diperoleh dari pihak Imigrasi, saat ini jumlah TKI yang keluar dari pintu Pelabuhan Kukup menuju Tj. Balai Karimun dan masuk ke Meranti pertanggal 7 Maret 2020 berjumlah sebanyak 6338 orang. Sementara yang masih terkatung-karung di Johor Bahru Malaysia akibat tutupnya jalur pelayaran dari Bagu Pahat diperkirakan berjumlah belasan ribu orang dari jumlah itu setidaknya 6000 orang merupakan warga asli Kabupaten Meranti. ©MAR/MOI.( 2020-04-16 19:10:16 - 2712 )


[ ADV Modal Rp.100 Ribu Hasilkan Rp.100 JUTA Dalam 100 Hari - DAFTAR DISINI ]

BAGIKAN - SHARE AND CARE :



Peralatan tidur bantal guling Harga Mulai 10.000 - Peralatan tidur bantal guling Harga Mulai 10.000 ...Selengkapnya




Inilah Saatnya Anda Menerima 
Transfer Rp 200.000,- Secara Terus Menerus 
ke ...
Selengkapnya




Mau baca berita sambil dibayar,jangan buang2 kesempatan ini,buat hp Androidmu bermanfaat
Selengkapnya




setiap orang yang sudah terdaftar sebagai member medsos, WAJIB melakukan pemasangan Iklan pada Web ...Selengkapnya




 

Belum ada

 

 
   

 

GABUNG JADI MEMBER
CUKUP BAYAR IURAN Rp.100.000 PER TAHUN
DAPAT KOMISI Rp.10,- Per DETIK

 

   

#SOSIAL #EKONOMI #BISNIS #PENDIDIKAN #POLITIK #PARIWISATA #PERISTIWA


#SOSIAL #EKONOMI #BISNIS #PENDIDIKAN #POLITIK #PARIWISATA #PERISTIWA


#SOSIAL #EKONOMI #BISNIS #PENDIDIKAN #POLITIK #PARIWISATA #PERISTIWA







DMCA.com Protection Status